Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘TUTORIAL’ Category

Rekan2 saya akan memberi saran bagaimana caranya pindahan posting. Maksudnya memindahkan seluruh posting dari blog lama (misal: http://www.mussoli29.wordpress.com”>) ke blog baru (misal: http://mussoli.co.cc).
Saya sempat pusing bagaimana caranya untuk migrasi ke .co.cc. Sayang untuk meninggalkan blog saya yg lama. Ada cara mudah yang disediakan oleh wordpress agar kita dapat memindahkan posting dari blog lama kita menuju blog baru. Caranya tidak rumit, bahkan sangat simpel.
Caranya yaitu kita menggunakan Tools yang disediakan oleh wordpress.

WordPress dapat meng-import posting-posting dari penyedia layanan blog seperti:
Blogger Import posts, comments, and users from a Blogger blog.
Blogroll Import links in OPML format.
Blogware Import posts from Blogware.
Bunny’s Technorati Tags Import Bunny’s Technorati Tags into WordPress tags.
Categories and Tags Converter Convert existing categories to tags or tags to categories, selectively.
DotClear Import categories, users, posts, comments, and links from a DotClear blog.
GreyMatter Import users, posts, and comments from a Greymatter blog.
Jerome’s Keywords Import Jerome’s Keywords into WordPress tags.
LiveJournal Import posts from a LiveJournal XML export file.
Movable Type and TypePad Import posts and comments from a Movable Type or Typepad blog.
RSS Import posts from an RSS feed.
Simple Tagging Import Simple Tagging tags into WordPress tags.
Textpattern Import categories, users, posts, comments, and links from a Textpattern blog.
Ultimate Tag Warrior Import Ultimate Tag Warrior tags into WordPress tags.
WordPress Import posts, pages, comments, custom fields, categories, and tags from a WordPress export file.

Tapi yang paling manjur adalah import dari alamat blog wordpress yang lama ke alamat blog wordpress yang baru. Caranya sebagai berikut:
Dari domain blog wordpress lama:
Masuk ke alamat blog wordpress yang lama, masuk ke dashboard. Pilih menu Tools > export. Pada Options , restrict author pilih all author, lalu klik tombol Download Export File, simpan file yang berextensi XML tersebut di hardisk anda.
Menuju ke domain blog wordpress baru:
Masuk ke alamat blog wordpress yang baru, masuk ke dashboard. Pilih menu Tools > import. Pilih platform yang digunakan, dalam hal ini wordpress. Pada “browse’ dan cari file yang berextensi .xml yang disimpan tadi. Selanjutnya klik tombol Upload File And Import.
Jika pada blog yang lama terdapat gambar-gambar yang terdapat ditiap posting, jangan khawatir, gambar tersebut tidak akan hilang karena akan ter pasang otomatis jika kita mengaktifkan Download and import file attachments pada Import Attachments.
setelah itu klik Submit, tunggu beberapa saat. Posting akan segera terpasang beserta gambar di tiap-tiap posting.

Read Full Post »

Sikap yang Benar untuk Memulai Bisnis Sendiri

Bukan suatu hal mudah untuk memulai bisnis sendiri, tetapi sebaliknya, juga bukanlah hal sulit untuk dilakukan. Memulai bisnis pribadi merupakan hal yang menakutkan, dan sekaligus menarik. Mengapa? Di satu sisi, hal ini dapat menimbulkan Resiko besar, sedangkan di sisi lain, kesempatan besar dalam kehidupan juga sedang menanti. Oleh karena itu, sangat masuk akal jika Anda menjadi ingin tahu, apa saja sebenarnya, yang terlibat dengan diri Anda pada saat memulai berbisnis, dan apa saja yang bisa membuat langkah bisnis Anda ini bisa sukses.

Berikut ini ada beberapa hal, yang mungkin bisa membantu Anda untuk memikirkannya sebelum terjun langsung membuka sebuah bisnis:

  1. Carilah jalan dari beberapa cara bisnis konvensional, dan cobalah. Di sini Anda tidak harus, dan memang tidak perlu langsung melakukan cara yang  benar bukan? So, Business is Learning by Doing, isn’t it?
  2. Jadilah orang yang kreatif, fleksibel, dan cepat tanggap terhadap perubahan yang terjadi, dengan mendapatkan informasi tentang pangsa pasar, dan peristiwa-peristiwa yang baru saja terjadi, yang sekiranya bisa mempengaruhi pangsa pasar itu.
  3. Apa tujuan pribadi Anda untuk berbisnis sendiri ini? Apa yang Anda kehendaki dalam hidup? Jenis penghasilan seperti apa yang Anda inginkan? Di manakah Anda berada 5 tahun, 10 tahun mendatang? Ini semua bisa menyatakan tujuan pribadi Anda, dan ini bukan hal sepele. Anda harus memiliki dan mengetahui tujuan pribadi yang benar-benar penting bagi Anda, karena perlu Anda ketahui, bukankah bisnis itu sendiri merupakan sesuatu yang menuntut?
  4. Tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda sedang melakukan sesuatu yang ingin dilakukan? Apakah Anda bekerja dengan orang-orang yang memang Anda ingin bekerja sama untuk melakukannya? Apakah menurut Anda, kira-kira pengembalian investasi sudah bisa seperti yang diharapkan? Jika ternyata muncul perasaan tidak senang, tidak “mood”, maka bisa jadi Anda tidak akan menjadi pengusaha yang baik dan sukses.
  5. Punyai ide bisnis yang disertai hasrat membara atau “passion” pribadi untuk segera memulai dan mengoperasikannya. Hasrat pribadi ini semestinya menjadi bagian dari apa yang Anda kehendaki dalam hidup. Jika tidak, jangan harap Anda bisa mengubah semua ide Anda menjadi bisnis yang sukses.
  6. Lihat kembali dan pikirkan pengalaman kerja Anda. Pengalaman kerja adalah bagian dari ide bisnis. Jika Anda ingin membuka sebuah bisnis, ada baiknya jika Anda ikut program “on the job training” atau magang kerja lebih dulu di bisnis yang sekiranya Anda inginkan. Seperti di Komunitas TDA ini, ada program “Apprentice”…ini bisa juga dimanfaatkan.
  7. Harus berusaha memiliki pengetahuan dasar berbisnis, jangan ngawur atau percaya begitu saja “omongan ngawur” tokoh-tokoh bisnis yang sudah jadi milyarder yang sering bilang, bahwa kalau mau bisnis ya jalanin aja gak perlu mikir. Saya jamin pada akhirnya, jika Anda mengikuti begitu saja “anjuran ngawur” itu, maka Anda akan benar-benar mikir belakangan, dan pusing seribu keliling, akibat bisnis Anda hancur, alias bangkrut dengan hutang melimpah. Ingat, pengetahuan dasar berbisnis ini merupakan salah satu pintu masuk untuk memulai bisnis Anda sendiri. Naluri, perasaan, ataupun intuisi bukanlah pengganti untuk pengetahuan. Jadi Anda harus mau belajar mendalami bisnis dengan ilmu pengetahuan.
  8. Bertanyalah pada hati nurani Anda. Apakah Anda ingin mulai membuka bisnis baru itu karena ingin cepat menjadi kaya raya? Apakah Anda ingin cepat menjadi milyarder? Menurut saya, jika Anda ingin memulai bisnis sendiri dengan sikap seperti tersebut, maka itu bukanlah sikap yang benar. Uang memang penting, tetapi itu akan datang kemudian seperti yang Anda inginkan…setelah Anda melakukan usaha keras, tekun, pantang menyerah, dan dengan rasa hasrat membara.
  9. Punyai “inner vision”, yang mengarahkan Anda untuk melakukan semuanya dengan sebaik-baiknya! Berikan sesuatu yang dibutuhkan orang. Dengan “inner vision” seperti ini, maka yakinlah Anda akan dihargai orang terus-menerus, meskipun mungkin pada awalnya Anda belum menghasilkan uang yang banyak.
  10. Jika Anda sudah memiliki sikap mau melakukan semuanya dengan sebaik-baiknya, maka ini akan membentuk Anda untuk memiliki komitmen sukses, dan membuat Anda untuk terus melangkah dari keadaan sekarang, untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Dan, pada gilirannya nanti, Anda akan menjadi seorang yang kaya ide, punya visi, dan sanggup menerapkan sesuatu yang lebih baik daripada orang lain, bahkan orang yang mungkin Anda lihat sebagai sosok terbaik pada saat ini.

Nah, rekan-rekan entrepreneur jika Anda bisa melakukan kesepuluh hal di atas tersebut, maka hal itu akan menjadikan Anda sebagai orang yang tidak puas dengan pekerjaan dan hasil kerja yang rata-rata (average), tetapi Anda akan menjadi orang yang puas dengan melakukan pekerjaan dan menghasilkan sesuatu yang besar (superior).

Inilah menurut saya suatu sikap yang penting dan benar ketika Anda mau memulai bisnis pribadi. Dan, jika Anda merasa telah memiliknya, maka Anda memang pantas memulai bisnis pribadi buat masa depan Anda dan keluarga Anda. Jadi, mau tunggu apa lagi?

Read Full Post »